Perhatikan Lima Hal Berikut Jika Ingin Berpergian Jauh Saat Hamil

  • Whatsapp

Diwaktu masa kehamilan, Mums memang disarankan untuk batasi pekerjaan serta semakin banyak beristirahat. Tapi, bukan bermakna Mums mesti tiada henti di dalam rumah saja saat 9 bulan saat kehamilan, lho. Adakalanya, Mums bisa kok lakukan perjalanan jauh, contohnya lakukan babymoon ke tujuan wisata yang di cita-citakan Mums!

Read More

Eits, walaupun Mums diijinkan untuk lakukan perjalanan jauh, persiapan yang dilaksanakan mesti masak lantaran ada si Kecil dalam rahim Mums, ya. Ada banyak soal yang perlu Mums lihat sebelum lakukan perjalanan, apapun itu? Yuk, baca uraiannya dibawah berikut ini!

1. Pilih waktu yang pas untuk lakukan perjalanan

Seperti Mums mengerti, kehamilan dibagi jadi 3 babak trimester, trimester pertama (13 minggu pertama), trimester ke-2 (minggu 13-27), serta trimester ke-3 (minggu 28-kelahiran). Pada trimester pertama, normalnya Mums masih seringkali merasakan mual serta lemas. Dan pada trimester ke-3, perut Mums sudah besar serta menjelang waktu kelahiran.

Untuk itu, putuskan waktu yang pas untuk lakukan perjalanan ini. Bagusnya, babymoon aman dilaksanakan pada trimester ke-2, ialah kira-kira minggu ke-14 hingga 27. Mual serta lemas yang udah jauh menyusut dan ukuran perut yang belum begitu besar akan bikin Mums nyaman bergerak saat berlibur.

2. Pilih area arah perjalanan dengan arif

Apabila dikasih peluang untuk lakukan perjalanan, tentu saja Mums ingin mendatangi semua tempat yang ada pada dunia ini. Tapi ingat-ingatlah jika situasi Mums sekarang ini sedang memiliki kandungan, ya. Jadi, seharusnya putuskan tujuan perjalanan dengan arif.

Berlibur ke beberapa tempat wisata lokal adalah salah satunya pilihan yang pas apabila Mums tidak memiliki rencana untuk pergi begitu jauh. Selain itu, hindarkan arah wisata ke dataran yang begitu tinggi, menyelam begitu dalam, atau wisata yang begitu berlebihan, seperti arung jeram, ski, base jumping, serta sauna.

Mums harus juga pertimbangkan waktu yang dipakai ke area tujuan. Karena waktu penerbangan yang lumayan lama akan bikin Mums yang sedang memiliki kandungan merasakan kurang nyaman. Jadi alternatifnya, Mums dapat menentukan area arah wisata lain yang lebih dekat serta tidak butuh waktu lama untuk diraih.

Bagusnya, putuskan area wisata yang bisa Mums gapai gunakan transportasi darat. Atau apabila memang Mums ingin memberikan kepuasan diri dengan area yang lebih jauh, putuskan tujuan wisata yang dapat ditempuh gunakan pesawat cuma dalam tempo 2-3 jam saja.

Apabila sangat mungkin juga, seharusnya Mums menghindarkan beberapa lokasi wisata yang mensyaratkan Mums untuk divaksin. Apabila terus ingin pergi, komunikasikan terlebih dulu dengan dokter sebelum pergi, hingga dokter dapat berikan info berkenaan vaksin apapun yang perlu Mums terima.

3. Berkemas dengan arif

Seusai tentukan waktu yang pas serta arah wisata, saat ini waktunya untuk menyediakan beberapa barang kepentingan Mums saat di perjalanan. Yakinkan apabila Mums bawa semua perabotan, dimulai dari kemeja, sepatu, P3K, sampai beberapa barang yang berhubungan dengan persalinan untuk berjaga-jaga.

Putuskan kemeja, sepatu, dan aksesories yang nyaman untuk Mums pakai kala liburan. Apabila Mums pergi ke tempat yang dingin, janganlah lupa untuk bawa kemeja hangat. Begitu juga apabila Mums pergi ke obyek wisata yang cukup panas, pakailah kemeja yang nyaman hingga Mums tidak merasakan kegerahan.

Kecuali perabotan sandang yang perlu Mums kemas, berikut sejumlah daftar barang bawaan lain yang dapat dibawa:

  • Snack sehat serta mengenyangkan (contohnya buah-buahan kering, energy bar, atau biskuit gandum).
  • Botol minum berisi air putih (paling penting untuk jaga cairan dalam badan saat lakukan perjalanan).
  • Tisu basah serta hand sanitizer.
  • Diary kehamilan.
  • Kartu jatidiri diri (KTP/SIM/Pasport).
  • Surat dokter. Ini paling penting apabila Mums lakukan perjalanan di umur kehamilan lebih dari 28 minggu.
  • Rata-rata dalam surat ini akan berisi keterangan harapan waktu kelahiran Mums dan info berkenaan keadaan
  • kesehatan Mums. Info ini diperlukan, lantaran umumnya perusahaan penerbangan akan siapkan form online
  • yang perlu ditanda tangani oleh dokter Mums.
  • Obat-obatan resep dari dokter.
  • Asuransi perjalanan.
  • Detil nomor telpon keluarga dan dokter yang dapat dihubungi.
4. Menjaga minuman dan makanan, dan istirahat yang cukup

Kala lakukan perjalanan serta lihat beberapa makanan unik yang ditawarkan, semestinya Mums ingin sekali mencobanya. Namun seharusnya jangan asal-asalan serta terus teliti menentukan tipe makanan dan minuman yang sehat ya, Mums. Disamping itu, mengupayakan agar untuk terus makan dengan teratur. Jangan sempat lantaran kegembiraan berjalan-jalan, Mums jadi lupa minum dan makan.

Sesudah itu, yang tidak kalah penting untuk Mums lihat saat lakukan perjalanan yakni istirahat yang cukup. Kalau Mums merasakan sudahlah cukup penat dengan pekerjaan saat berlibur, jangan sangsi memohon waktu untuk beristirahat.

5. Teliti menentukan tipe pekerjaan

Tentu saja jadi satu orang ibu hamil, Mums mesti sadar apabila ada banyak pekerjaan yang beresiko buat janin apabila dilaksanakan saat liburan. Pekerjaan yang beresiko itu seperti berselunjur di salju, naik kuda, ski air, widsurfing, atau hiking.

Disamping itu, olahraga seperti scuba diving harus juga dijauhi, lantaran gelembung udara bisa tercipta dalam saluran darah serta dapat berubah ke janin. Apabila Mums ingin lakukan olahraga air, karena itu snorkeling salah satunya pilihan yang lebih aman.

Pekerjaan lain yang juga dapat dilaksanakan saat Mums liburan
yakni pergi ke taman hiburan. Tapi, hindarkan wahana-wahana yang berlebihan serta beresiko, seperti naik roller coaster. Saat berlibur, hindarkan juga berendam dalam hot tub atau lakukan sauna, lantaran pekerjaan itu beresiko apabila dilaksanakan oleh ibu hamil.

 

sumber:guesehat.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *