Mengenal Lebih Dalam Tentang Hantavirus, Media Penularan, dan Gejalanya

Dunia sedang dihebohkan oleh munculnya virus baru. Hantavirus merupakan virus yang dapat menyebabkan Hantavirus Pulmonary Syndrome, yakni salah satu penyakit yang menyerang sistem pernapasan manusia. Virus ini mencuat namanya setelah pada Maret 2020 dikabarkan ada seorang warga China yang meninggal gara-gara terpapar virus ini. Bahkan, virus ini juga menambah kepanikan dunia di tengah maraknya wabah Covid-19.

Lalu, bagaimana gejala seorang yang terkena hantavirus? Bagaimana penyebarannya? Dan risiko apa yang mungkin terjadi jika terkena virus ini? Berikut ini adalah beberapa informasi mengenai hantavirus yang perlu Anda ketahui.

Media Penularan Hantavirus

Virus mematikan ini dibawa oleh tikus dan dapat menginfeksi manusia jika melakukan kontak dengan air liur atau kotoran dari tikus tersebut. Belum jelas mengenai ciri tikus yang membawa virus ini. Namun, dikabarkan sudah ada 21 spesies tikus yang berpotensi membawa hantavirus. Untuk lebih aman, sebaiknya membersihkan lingkungan untuk menekan populasi tikus.

Lokasi yang Berpotensi Menjadi Tempat Paparan Virus

Secara umum, asalkan di lokasi tersebut terdapat populasi tikus maka memiliki potensi terpapar hantavirus karena tikus bisa membuang kotoran di berbagai tempat. Akan tetapi, daerah pedesaan yang masih banyak terdapat ladang dan lingkungan peternakan cenderung lebih berpotensi sebagai tempat terpaparnya hantavirus.

Potensi Penularan Antar Manusia

Sampai saat ini, belum ada informasi bahwa hantavirus dapat menular dari manusia ke manusia yang lain. Seseorang hanya dapat terinfeksi jika menyentuh atau terkena kotoran dan air liur tikus yang membawa virus ini. Jadi, tidak perlu khawatir berlebihan karena penyebaran hantavirus tidak secepat penyebaran Covid-19 yang dapat menular ke manusia yang lain.

Orang yang Berisiko Terinfeksi

Semua orang memiliki risiko yang sama dalam kaitannya terinfeksi hantavirus. Tidak ada perbedaan antara pria atau wanita, anak-anak atau dewasa, maupun orang sakit atau orang sehat. Orang dengan imunitas yang baik pun berisiko terinfeksi hantavirus jika melakukan kontak dengan kotoran tikus yang membawa virus tersebut.

Gejala Seseorang Terinfeksi Hantavirus

Gejala yang hampir pasti dirasakan oleh orang yang terinfeksi virus ini adalah merasakan kelelahan, nyeri otot pada bagian pinggul, bahu, punggung, dan paha, serta mengalami demam. Akan tetapi, potensi munculnya rasa pusing, sakit perut, muntah, mual, diare, dan menggigil tetap ada karena beberapa pasien yang terinfeksi hantavirus merasakan hal demikian.

Jika setelah mengalami gejala di atas tidak mendapatkan perawatan yang baik, maka akan muncul gejala yang lebih parah seperti sesak napas dan batuk-batuk. Beberapa pembuluh darah di sekitar paru-paru juga akan pecah dan mengakibatkan paru-paru dipenuhi oleh cairan. Risiko terbesar yang akan terjadi adalah kehilangan nyawa.

Dengan mengenal lebih jauh tentang hantavirus ini, Anda kini sudah bisa menanggapinya secara bijak dan tidak mudah termakan isu-isu tidak benar yang beredar. Adanya informasi palsu seperti hantavirus yang bisa menular lewat manusia bisa segera berhenti di Anda. Yang jelas, agar tidak terjadi hal yang buruk, akan lebih baik jika terus menjaga kebersihan, baik itu kebersihan rumah maupun lingkungan di sekitar.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy