Mengenal Apa Itu Customer Acquisition Cost

Terjun ke dunia bisnis, Anda pasti akan menemukan istilah customer acquisition cost. Ini merupakan biaya akuisisi pelanggan yang penting untuk dipahami oleh para pelaku usaha. Sebelumnya, perlu dipahami bahwa pelanggan atau konsumen memiliki peran penting dalam pengembangan usaha. Oleh sebab itu sangat penting untuk memahami apa itu customer acquisition cost secara menyeluruh.

Read More

Memahami CAC

Istilah ini sering juga disebut sebagai CAC. Kali ini akan coba dibahas lebih lengkap mengenai CAC melalui beberapa poin. Tentunya poin-poin ini bisa dimanfaatkan lebih jauh dalam pengelolaan usaha agar bisa berkembang secara optimal. Berikut ini adalah beberapa poin penting yang perlu diketahui saat memahami CAC:

1. Pengertian

Pertama, mari pahami dulu pengertiannya. CAC itu sendiri merupakan total biaya yang akan dikeluarkan oleh sebuah usaha untuk memperoleh pelanggan baru. Biaya yang dimaksud di sini termasuk biaya pemasaran dan penjualan serta gaji untuk karyawan yang mendapatkan pelanggan baru. CAC ini akan masuk ke poin perhitungan penting karena berpengaruh juga pada nilai keuntungan di masa depan.

Ternyata dalam analisis bisnis, CAC akan berdampingan dengan CLV. CLV itu sendiri merupakan kependekan dari customer lifetime value. CAC dan CLV ini akan menjadi dua faktor yang menentukan apakah sebuah bisnis akan memiliki model bisnis serta pemasukan yang dinilai layak atau tidak. Jika CLV dibandingkan dengan CLV maka akan diperoleh nilai keuntungan bisnis sepanjang masa hidup pelanggan.

2. Fungsi dari Sisi Pengusaha

Setelah tau apa itu customer acquisition cost, mari kenali apa fungsinya. Mulai dulu fungsi CAC dari sisi pengusaha. Dari perspektif pengusaha atau pemilik bisnis, metrik CAC dan CLV akan memberikan data mengenai kelayakan model bisnis. Selain itu metrik ini juga akan menunjukkan poin apa saja yang harus ditingkatkan supaya bisnis tersebut bisa memperoleh banyak keuntungan.

Ketika nilai CAC tinggi dan CLV rendah maka proses akuisisi perlu perbaikan. Namun jika nilai CAC rendah maka bisa dikatakan bahwa bisnis tersebut telah mengeluarkan uang secara efektif. Tentunya nilai CAC yang rendah ini akan mendatangkan nilai profit yang jauh lebih tinggi.

3. Fungsi dari Sisi Investor

Customer acquisition cost atau CAC ini juga punya fungsi penting jika dipandang dari perspektif investor. Dari sisi investor, metrik CAC dan CLV akan berpengaruh pada perhitungan banyaknya investasi yang dibutuhkan agar sebuah bisnis bisa terus bertahan. CAC juga akan membantu menentukan kelayakan investasi karena ikut berperan dalam perhitungan ROI.

Tentu saja CAC ini akan menjadi poin penting yang membuat investor semakin mantap untuk melakukan investasi. Dari perhitungan menggunakan CAC, investor bisa memperhitungkan apakah keuntungan yang diperolehnya nanti lebih besar dari jumlah uang yang diinvestasikan atau tidak. Tentu saja nilai keuntungannya memang harus lebih besar dari nilai modal.

4. Cara Menghitung

Lalu seperti apa cara menghitung CAC ini? Perhitungan CAC menerapkan rumus, total biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh pelanggan baru dalam periode waktu tertentu dibagi jumlah pelanggan yang didapat dalam periode tersebut. Biaya yang dikeluarkan tadi termasuk biaya marketing, gaji karyawan, biaya profesional, biaya penjualan, biaya software dan peralatan, serta biaya pendukung lainnya.

Kini Anda sudah mengenal apa itu customer acquisition cost. Perhitungan biaya ini ternyata sangat penting dalam sebuah pengelolaan bisnis. Tentunya rencana bisnis di masa depan bisa diambil lebih matang dan terencana berkat perhitungan CAC yang akurat.

Sumber:

https://accurate.id/marketing-manajemen/customer-acquisition-cost/

https://www.becakmabur.com/pengertian-customer-acquisition-cost-dan-cara-mengoptimalkannya/

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *